Dunia Expresi

Mengejawantahkan apa yang ada dalam Hati dan Otak Sesuai dengan tarian jemari yang lentik.

Dunia Expresi

Mengejawantahkan apa yang ada dalam Hati dan Otak Sesuai dengan tarian jemari yang lentik.

Dunia Expresi

Mengejawantahkan apa yang ada dalam Hati dan Otak Sesuai dengan tarian jemari yang lentik.

Dunia Expresi

Mengejawantahkan apa yang ada dalam Hati dan Otak Sesuai dengan tarian jemari yang lentik.

Dunia Expresi

Mengejawantahkan apa yang ada dalam Hati dan Otak Sesuai dengan tarian jemari yang lentik.

pembuatan sertifikat TANAH

mungkin bagi anda yang sudah terbiasa membuat sertifikat tanah mungkin ini hal yang biasa, tetapi bagaimana dengan yang belum pernah membuatnya?. Atau mungkin ini bisa untuk membantu para pelajar yang sedang membuat skripsi atau makalah dalam pembuatan sertfikat tanah. untuk tulisan kali ini saya akan memberikan sedikit Tata Cara dan Langkah-langkah Pembuatan Akte/Sertifikat Tanah. Semoga bermanfaat.
1. Siapkan dokumen yang dibutuhkan.
- Akta Jual Beli
- Foto copy KTP & Kartu Keluarga
- Semua dokumen yang berhubungan.
- Foto copy girik yang dipegang
- Dokumen tambahan dari kelurahan
2. Kunjungi BPN yang ditunjuk sesuai wilayah anda.
3. Di BPN,
- beli formulir pendaftaran nanti dapat map warnanya biru dan kuning.(uang ini masuk ke negara)
- minta tolong kepada petugas untuk memeriksa kelengkapan dokumen yang telah kita bawa.
- minta kepada petugas untuk mengukur objek tanah/rumah kita, janjian sama petugas ukur BPN.
4. Petugas ukur yang datang biasanya berjumlah 3-4 orang, sediakan dana +-Rp.500ribu untuk proses ini. (uang sukarela…mungkin…karena tidak masuk ke negara)
5. Biasanya dokumen yang kurang berada dikelurahan, oleh karena itu kita harus ke kelurahan.
Usahakan ke tempat ini hanya sekali, sehingga biaya yang dikeluarkan tidak berlebih. Untuk itu buat daftar dokumen yang akan diminta. Masalah biaya mungkin sekitar 500rb-1jt atau lebih baiknya tanya aja ke pak lurahbiayanyaLagi-lagi biaya ini adalah biaya sukarela juga.
Kenapa harus ke kelurahan ?, karena dokumen yang kita pegang juga ada di kelurahan. Nah untuk membuat sertifikat, seluruh dokumen tersebut harus diserahkan ke BPN juga.
6. Jika seluruh dokumen terkumpul semua, silakan menuju BPN lagi.
7. Serahkan seluruh dokumen ke loket yang disediakan lalu anda akan menerima tanda terima penyerahan dokumen.
8. Tanya berapa lama harus menunggu untuk sertifikatnya terbentuk.
9. Setelah mendapatkan jawaban, tunggu deh, sebaiknya setelah melewati masa menunggu seperti yang diberitahukan oleh BPN, hubungi orang BPN tersebut mengenai statusnya.
Mengapa biaya notaris ppat mahal ? katanya sih karena yang ngurus bukan orangnya langsung, maka pada saat si orang notaris ke BPN, biayanya bisa 2x lipat jika dibandingkan urus sendiri.
Biaya yang tadinya hanya Rp.25ribu, bisa Rp.50ribu.
Strategi ini saya tulis agar bisa berguna untuk saya pribadi (takut lupa) juga semoga berguna bagi masyarakat yang awam seperti saya.
Pilihan anda yang disarankan ada 2 yaitu :
1. Urus sendiri atau
2. Dengan Bantuan Notaris PPAT
Jangan menggunakan jalur yang tidak jelas, apalagi menyuruh orang yang tidak jelas. contoh: menyuruh orang kelurahan.
Ingat!, Pengalaman adalah sesuatu yang sangat berharga, jangan mau anda dibohongi terus oleh orang yang tidak bertanggung jawab dengan masalah-masalah biaya yang harus anda keluarkan.
sumber : dari berbagai sumber

Untuk Di ingat

"Gunakanlah 5 perkara sebelum datang 5 perkara iaitu masa muda sebelum tua,sihat sebelum sakit,kaya sebelum miskin,lapang sebelum sempit dan hidup sebelum mati" (Hadis Riwayat Al-Hakim & Al-Baihaqi).

"Sebaik-baik kamu ialah orang yang tidak meninggalkan akhirat kerana dunianya dan tidak meniggalkan dunia kerana akhiratnya" (Hadis Riwayat Al-Khatib)


"Carilah duniamu seolah-olah engkau akan hidup selama-lamanya dan carilah akhiratmu seolah-olah engkau akan mati besok pagi" (Hadis Riwayat Ibnu Asahin) 


Dari Abu Hurairah r.a katanya,Rasulullah s.a.w bersabda : "Sesungguhnya Allah tidak memandang kepada rupa kamu juga tidak memandang kepada harta kamu,akan tetapi Allah melihat kepada hati dan amalan kamu" (Hadis Sahih Riwayat Muslim)


   

MEMOTONG RAMBUT DAN KUKU KETIKA HAIDH DAN JUNUB (HUKUM_FIQH)

Tentang memotong kuku dan rambut bagi orang yang sedang junub dan haidh (hadats besar), terdapat perbedaan pendapat :
  1. Tidak boleh
  2. Berkata Al – Ghazaly,

    ولا ينبغي أن يحلق أو يقلم أو يستحد أو يخرج الدم أو يبين من نفسه جزءاً وهو جنب؛ إذ ترد إليه سائر أجزائه في الآخرة فيعود جنباً، ويقال إن كل شعرة تطالبه بجنابتها

    Dan hendaklah dia tidak bercukur, memotong kukunya, mengasah pisau (untuk bercukur), menyebabkan darah mengalir atau memperlihatkan bagian tubuhnya ketika dia dalam keadaan junub (hadats besar), demikian ini karena semua bagian tubuh akan dikembalikan seperti semula pada hari kiamat nanti, dan akan kembali dalam keadaan hadats besar. Dikatakan, setiap rambut akan menuntut atas janabatnya. Apa yang disebutkan dalam kitab Ihya ‘Ulumuddin tersebut bagi manjadi dasar haramnya memotong rambut dan kuku bagi orang junub dan wanita yang sedang haidh (hadats besar). Berdasarkan pendapat tersebut sebagian maka wanita yang haidh ataupun orang junub biasanya menyimpan rambut atau kuku  yang terpotong untuk kemudian pada saat mandi janabah nanti ikut dibersihkan.
  3. Boleh
  4. Tidak ada dalil baik dalam Kitabullah maupun Hadits Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wasallam yang secara sharih (tegas) tentang tidak bolehnya wanita memotong kuku dan rambut saat haidh. Dalil yang ada adalah pendapat para ulama, dengan mengaitkan kewajiban membasahi seluruh tubuh dengan air saat mandi janabah. Pendapat Imam Ghazaly yang melarang memotong rambut dan kuku bagi orang junub dan wanita yang sedang haidh adalah pendapat yang tidak berdasarkan kepada nash-nash yang shahih baik itu dari Al Qur’an,  Hadits yang shahih ataupun dari Ijma kaum muslimin. Pendapat Al – Ghazaly tersebut juga bertentangan dengan apa yang diriwayatkan oleh Al – Bukhary dalam Fathul Bary :

    قال عطاء يحتجم الجنب ، ويقلم أظافره ، ويحلق رأسه ، وإن لم يتوضأ

    Berkata `Atha’: “Orang junub itu boleh berbekam, memotong kuku dan memangkas rambut walau tanpa wudhu lebih dahulu.” Sayyid Sabiq dalam Fiqhus-Sunnah menyatakan :

    يجوز للجنب والحائض إزالة الشعر ، وقص الظفر والخروج إلى السوق وغيره من غير كراهية

    “Diperbolehkannya bagi orang yang junub dan haidl untuk menghilangkan/ memotong rambut, memotong kuku, pergi ke pasar, dan selainnya tanpa ada sisi kemakruhan”.
Sedangkan Hadits Nabi

عن عَلِيٍّ رَضِيَ اَللهُ عَنْهُ قَالَ : سَمِعْتُ رَسُوْلَ اللهِ صَلَّ اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُوْلُ مَنْ تَرَكَ مَوْضِعَ شَعْرَةٍ مِنْ جَنَابَةٍ لَمْ يُصِبْهَا الْمَاءُ فَعَلَ اللهُ بِهِ كَذَا وَ كَذَا مِنَ النَّارِ (رَوَاهُ اَحْمَدُ وَ اَبُو دَاوُدَ

Ali Karramallahu Wajhahu berkata : “Aku mendengar Rasulullah bersabda, ‘Barang siapa meninggalkan satu tempat dari rambutnya hingga tidak terkena air ketika mandi dari janabah, Allah akan memberinya siksaan sedemikian rupa dalam neraka.” (HR. Ahmad dan Abu Dawud)
Hadits tersebut adalah hadits tentang kesempurnaan dalam melaksanaan mandi karena hadats besar dan tidak berkait dengan hukum memotong rambut dan kuku bagi orang yang sedang junub dan haidh (hadats besar)
Tanpa merendahkan pendapat yang menetapkan hukum memotong rambut dan kuku bagi orang yang sedang junub dan haidh (hadats besar), tentunya wajib bagi setiap muslim untuk bertahkim kepada Al-Qur’an dan As-Sunnah, dan kembali kepada dua pedoman tersebut dalam menyelesaikan perbedaan.
Apa yang disebutkan oleh al – Bukhary adalah dalil yang kuat untuk menetapkan bahwa memotong rambut dan kuku bagi orang yang sedang junub dan haidh (hadats besar) adalah boleh. Sedangkan perkataan Al – Ghazaly tidak dapat dijadikan dalil untuk mengharamkan perbuatan memotong rambut dan kuku bagi orang yang sedang junub dan haidh (hadats besar), karena perkataan itu adalah perkataan berdasarkan pendapat yang tidak berdasar kepada Kitabullah dan Sunnah RasulNya Shallallahu ‘Alaihi Wasallam.
Wallahu A’lam bish-shawab.

cara melihat Tuhan

Hadis riwayat Abu Hurairah ra.:
Bahwa Sahabat bertanya kepada Rasulullah saw: Wahai Rasulullah, apakah kami dapat melihat Tuhan kami pada hari kiamat? Rasulullah saw. bersabda: Apakah kalian terhalang melihat bulan di malam purnama? Para sahabat menjawab: Tidak, wahai Rasulullah. Rasulullah saw. bersabda: Apakah kalian terhalang melihat matahari yang tidak tertutup awan? Mereka menjawab: Tidak, wahai Rasulullah. Rasulullah saw. bersabda: Seperti itulah kalian akan melihat Allah. Barang siapa yang menyembah sesuatu, maka ia mengikuti sembahannya itu. Orang yang menyembah matahari mengikuti matahari, orang yang menyembah bulan mengikuti bulan, orang yang menyembah berhala mengikuti berhala. Tinggallah umat ini, termasuk di antaranya yang munafik. Kemudian Allah datang kepada mereka dalam bentuk selain bentuk-Nya yang mereka kenal, seraya berfirman: Akulah Tuhan kalian. Mereka (umat ini) berkata: Kami berlindung kepada Allah darimu. Ini adalah tempat kami, sampai Tuhan kami datang kepada kami. Apabila Tuhan datang, kami tentu mengenal-Nya. Lalu Allah Taala datang kepada mereka dalam bentuk-Nya yang telah mereka kenal. Allah berfirman: Akulah Tuhan kalian. Mereka pun berkata: Engkau Tuhan kami. Mereka mengikuti-Nya. Dan Allah membentangkan jembatan di atas neraka Jahanam. Aku (Rasulullah saw.) dan umatkulah yang pertama kali melintas. Pada saat itu, yang berbicara hanyalah para rasul. Doa para rasul saat itu adalah: Ya Allah, selamatkanlah, selamatkanlah. Di dalam neraka Jahanam terdapat besi berkait seperti duri Sakdan (nama tumbuhan yang berduri besar di setiap sisinya). Pernahkah kalian melihat Sakdan? Para sahabat menjawab: Ya, wahai Rasulullah. Rasulullah saw. melanjutkan: Besi berkait itu seperti duri Sakdan, tetapi hanya Allah yang tahu seberapa besarnya. Besi berkait itu merenggut manusia dengan amal-amal mereka. Di antara mereka ada orang yang beriman, maka tetaplah amalnya. Dan di antara mereka ada yang dapat melintas, hingga selamat. Setelah Allah selesai memberikan keputusan untuk para hamba dan dengan rahmat-Nya Dia ingin mengeluarkan orang-orang di antara ahli neraka yang Dia kehendaki, maka Dia memerintah para malaikat untuk mengeluarkan orang-orang yang tidak pernah menyekutukan Allah. Itulah orang-orang yang dikehendaki Allah untuk mendapatkan rahmat-Nya, yang mengucap: "Laa ilaaha illallah". Para malaikat mengenali mereka di neraka dengan adanya bekas sujud. Api neraka memakan tubuh anak keturunan Adam, kecuali bekas sujud. Allah melarang neraka memakan bekas sujud. Mereka dikeluarkan dari neraka, dalam keadaan hangus. Lalu mereka disiram dengan air kehidupan, sehingga mereka menjadi tumbuh seperti biji-bijian tumbuh dalam kandungan banjir (lumpur). Kemudian selesailah Allah Taala memberi keputusan di antara para hamba. Tinggal seorang lelaki yang menghadapkan wajahnya ke neraka. Dia adalah ahli surga yang terakhir masuk. Dia berkata: Ya Tuhanku, palingkanlah wajahku dari neraka, anginnya benar-benar menamparku dan nyala apinya membakarku. Dia terus memohon apa yang dibolehkan kepada Allah. Kemudian Allah Taala berfirman: Mungkin, jika Aku mengabulkan permintaanmu, engkau akan meminta yang lain. Orang itu menjawab: Aku tidak akan minta yang lain kepada-Mu. Maka ia pun berjanji kepada Allah. Lalu Allah memalingkan wajahnya dari neraka. Ketika ia telah menghadap dan melihat surga, ia pun diam tertegun, kemudian berkata: Ya Tuhanku, majukanlah aku ke pintu surga. Allah berkata: Bukankah engkau telah berjanji untuk tidak meminta kepada-Ku selain apa yang sudah Kuberikan, celaka engkau, hai anak-cucu Adam, ternyata engkau tidak menepati janji. Orang itu berkata: Ya Tuhanku! Dia memohon terus kepada Allah, hingga Allah berfirman kepadanya: Mungkin jika Aku memberimu apa yang engkau pinta, engkau akan meminta yang lain lagi. Orang itu berkata: Tidak, demi Keagungan-Mu. Dan ia berjanji lagi kepada Tuhannya. Lalu Allah mendekatkannya ke pintu surga. Setelah ia berdiri di ambang pintu surga, ternyata pintu surga terbuka lebar baginya, sehingga ia dapat melihat dengan jelas keindahan dan kesenangan yang ada di dalamnya. Dia pun diam tertegun. Kemudian berkata: Ya Tuhanku, masukkanlah aku ke dalam surga. Allah Taala berfirman kepadanya: Bukankah engkau telah berjanji tidak akan meminta selain apa yang telah Aku berikan? Celaka engkau, hai anak cucu Adam, betapa engkau tidak dapat menepati janji! Orang itu berkata: Ya Tuhanku, aku tidak ingin menjadi makhluk-Mu yang paling malang. Dia terus memohon kepada Allah, sehingga membuat Allah Taala tertawa (rida). Ketika Allah Taala tertawa Dia berfirman: Masuklah engkau ke surga. Setelah orang itu masuk surga, Allah berfirman kepadanya: Inginkanlah sesuatu! Orang itu meminta kepada Tuhannya, sampai Allah mengingatkannya tentang ini dan itu. Ketika telah habis keinginan-keinginannya, Allah Taala berfirman: Itu semua untukmu, begitu pula yang semisalnya. (Shahih Muslim No.267)


Hadis riwayat Abu Said Al-Khudri ra.:
Bahwa kaum muslimin pada masa Rasulullah saw. bertanya: Wahai Rasulullah, apakah kami dapat melihat Tuhan kami di hari kiamat? Rasulullah saw. bersabda: Ya! Kemudian beliau melanjutkan: Apakah kalian terhalang melihat matahari di siang hari yang cerah, yang tidak ada awan sedikit pun? Apakah kalian terhalang melihat bulan pada malam purnama yang cerah tanpa awan sedikit pun? Kaum muslimin menjawab: Tidak, wahai Rasulullah. Rasulullah saw. bersabda: Kalian tidak akan terhalang melihat Allah Taala pada hari kiamat, sebagaimana kalian tidak terhalang melihat salah satu dari matahari dan bulan. Ketika hari kiamat terjadi, ada penyeru yang mengumumkan: Setiap umat hendaklah mengikuti apa yang dahulu disembah. Maka tidak tersisa orang-orang yang dahulu menyembah selain Allah yakni berhala, kecuali mereka berjatuhan ke dalam neraka. Hingga yang tinggal hanya orang-orang yang menyembah Allah ada yang baik dan ada yang jahat serta sisa-sisa Ahli Kitab, maka dipanggillah orang-orang Yahudi. Mereka ditanya: Apa yang dahulu kalian sembah? Mereka menjawab: Kami menyembah Uzair anak Allah. Dikatakan: Kalian salah! Allah tidak menjadikan seorang pun sebagai sahabat atau anak. Lalu apa yang kalian inginkan? Mereka menjawab: Kami haus, ya Tuhan kami berilah kami minum. Lalu ditunjukkan pada mereka: Kenapa kalian tidak datang ke sana? Mereka digiring ke neraka, seolah-olah neraka itu fatamorgana yang saling menghancurkan. Mereka pun berjatuhan ke dalam neraka. Kemudian orang-orang Kristen dipanggil. Mereka ditanya: Apa yang dahulu kalian sembah? Mereka menjawab: Kami menyembah Isa Almasih anak Allah. Dikatakan kepada mereka: Kalian salah! Allah tidak menjadikan seorang pun sebagai sahabat atau anak. Apa yang kalian inginkan? Mereka menjawab: Kami haus ya Tuhan, berilah kami minum. Lalu ditunjukkan pada mereka: Kenapa kalian tidak datang ke sana? Mereka digiring ke neraka Jahanam, seolah-olah neraka itu fatamorgana yang saling menghancurkan. Mereka pun berguguran ke dalam neraka. Ketika yang tinggal hanya orang-orang yang dahulu menyembah Allah Taala (yang baik dan yang jahat), maka Allah datang kepada mereka dalam bentuk yang lebih rendah daripada bentuk yang mereka ketahui. Dia berfirman: Apa yang kalian tunggu? Setiap umat mengikuti apa yang dahulu disembah. Mereka mengucapkan: Ya Tuhan kami, di dunia kami memisahkan diri dari orang-orang yang sebenarnya sangat kami butuhkan (untuk membantu kehidupan di dunia) dan kami tidak mau berkawan dengan mereka (karena menyimpang dari jalan yang digariskan oleh agama). Allah berfirman: Akulah Tuhan kalian! Mereka mengucap: Kami mohon perlindungan kepada Allah darimu. Kami tidak akan menyekutukan Allah dengan apapun (ini diucapkan dua atau tiga kali), sampai sebagian mereka hampir-hampir berubah (berbalik dari kebenaran, karena cobaan berat yang berlaku saat itu). Allah berfirman: Apakah antara kalian dan Dia ada tanda-tanda, sehingga dengan demikian kalian dapat mengenal-Nya? Mereka menjawab: Ya, ada. Lalu disingkapkanlah keadaan yang mengerikan itu. Setiap orang yang hendak bersujud kepada Allah dengan keinginan sendiri, pasti mendapat izin Allah. Sedangkan orang yang akan bersujud karena takut atau pamer, tentu Allah menjadikan punggungnya menyatu (sehingga tidak dapat sujud). Setiap kali hendak sujud, ia terjungkal pada tengkuknya. Kemudian mereka mengangkat kepala mereka, sementara itu Allah telah berganti rupa dalam bentuk yang mereka lihat pertama kali. Allah berfirman: Akulah Tuhan kalian. Mereka menyahut: Engkau Tuhan kami. Kemudian suatu jembatan dibentangkan di atas neraka Jahanam dan syafaat diperbolehkan. Mereka berkata: Ya Allah, selamatkanlah, selamatkanlah. Ada yang bertanya: Ya Rasulullah, apakah jembatan itu? Rasulullah saw. bersabda: Tempat berpijak yang licin (menggelincirkan). Padanya terdapat besi berkait dan besi berduri. Di Najed ada tumbuhan berduri yang disebut Sakdan. Seperti itulah besi-besi berkaitnya. Orang-orang mukmin melewati jembatan tersebut ada yang secepat kejapan mata, ada yang seperti kilat, seperti angin, seperti burung, seperti kuda atau unta yang kencang larinya. Mereka terbagi menjadi tiga kelompok, golongan selamat sama sekali, golongan yang terkoyak-koyak tapi dapat bebas dan golongan yang terjerumus ke dalam neraka Jahanam. Pada saat orang-orang mukmin telah terbebas dari neraka, maka demi Zat yang menguasai diriku, tidak ada orang yang sangat menaruh perhatian dalam meraih kebenaran, melebihi orang-orang mukmin yang mencari kebenaran kepada Allah demi kepentingan saudara-saudara mereka yang masih berada di neraka. Mereka berkata: Wahai Tuhan kami, mereka dahulu berpuasa bersama kami, salat dan beribadah haji. Lalu difirmankan kepada mereka: Keluarkanlah orang-orang yang kalian kenal. Maka wajah mereka diharamkan atas neraka. Mereka mengeluarkan banyak orang dari neraka. Ada yang sudah terbakar hingga separuh betisnya dan ada yang sudah sampai ke lututnya. Orang-orang mukmin itu berkata: Ya Tuhan kami, di dalam neraka tidak ada lagi seorang pun yang Engkau perintahkan untuk dikeluarkan. Allah berfirman: Kembalilah (lihatlah kembali)! Barang siapa yang kalian temukan di hatinya ada kebaikan meski hanya seberat dinar. Keluarkanlah. Kemudian mereka dapat mengeluarkan banyak orang. Lalu mereka berkata: Ya Tuhan kami! Kami tidak tahu apakah di neraka masih ada orang yang Engkau perintahkan untuk dikeluarkan. Allah berfirman: Kembalilah (lihatlah kembali)! Barang siapa yang kalian temukan di hatinya ada kebaikan maski hanya seberat setengah dinar, keluarkanlah. Mereka dapat mengeluarkan lagi banyak orang. Setelah itu mereka berkata: Ya Tuhan kami! Kami tidak tahu, apakah di sana masih ada seseorang yang Engkau perintahkan untuk dikeluarkan. Allah berfirman: Kembalilah (lihatlah kembali)! Barang siapa yang kalian temukan di dalam hatinya terdapat kebaikan meski hanya seberat atom, keluarkanlah. Lagi-lagi mereka dapat mengeluarkan banyak orang. Kemudian mereka berkata: Ya Tuhan kami. Kami tidak tahu apakah di sana masih ada pemilik kebaikan. Abu Said Al-Khudri berkata: Jika kalian tidak mempercayaiku mengenai hadis ini, maka bacalah firman Allah: Sesungguhnya Allah tidak menganiaya seseorang walaupun sebesar atom. Dan jika ada kebaikan sebesar atom, niscaya Allah akan melipat-gandakannya dan memberikan dari sisi-Nya pahala yang besar. Allah Taala berfirman: Para malaikat telah memohon syafaat, para nabi telah memohon syafaat dan orang-orang mukmin juga telah memohon syafaat. Yang tinggal hanyalah Zat yang Maha Penyayang di antara semua yang penyayang. Lalu Allah mengambil dari neraka dan mengeluarkan dari sana sekelompok orang yang sama sekali tidak pernah beramal baik. (Saat itu) mereka telah menjadi arang hitam. Mereka dilempar ke sebuah sungai dekat mulut surga, yang disebut Sungai Kehidupan. Kemudian mereka keluar seperti tumbuhan kecil keluar dari lumpur banjir. Bukankah kalian sering melihat tumbuhan kecil di sela-sela batu atau pohon, di mana bagian yang terkena sinar matahari akan berwarna sedikit kuning dan hijau, sedangkan yang berada di keteduhan menjadi putih? Para sahabat menyela: Seolah-olah baginda dahulu pernah menggembala di dusun. Rasulullah saw. meneruskan: Lalu mereka keluar bagaikan mutiara. Di leher mereka ada kalung, sehingga para ahli surga dapat mengenali mereka. Mereka adalah orang-orang yang dibebaskan Allah, yang dimasukkan oleh Allah ke dalam surga, tanpa amal yang mereka kerjakan dan tanpa kebaikan yang mereka lakukan. Kemudian Allah berfirman: Masuklah kalian ke dalam surga. Apapun yang kalian lihat, itu adalah untuk kalian. Mereka berkata: Ya Tuhan kami, Engkau telah memberi kami pemberian yang belum pernah Engkau berikan kepada seorang pun di antara orang-orang di seluruh alam. Allah berfirman: Di sisiku ada pemberian untuk kalian yang lebih baik daripada pemberian ini. Mereka berkata: Ya Tuhan kami, apa lagi yang lebih baik daripada pemberian ini? Allah berfirman: Rida-Ku, sehingga Aku tidak akan murka kepada kalian sesudah itu, selamanya. (Shahih Muslim No.269)

Doa Cinta


Bagi yang mengharapkan cinta sejati, kebahagiaan dan kedamaian hati, bacalah doa ini secara istiqamah:
بسم الله الرحمن الرحيم
اللهم صل على محمد وآل محمد
Bismillâhir Rahmânir Rahîm
Allâhumma shalli ‘alâ Muhammad wa âli Muhammad

Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang
Ya Allah, sampaikan shalawat kepada Rasulullah dan keluarganya

اَللَّهُمَّ اِنِّي أَسْأَلُكَ حُبَّكَ وَحُبَّ مَنْ يُحِبُّكَ، وَحُبَّ كُلِّ عَمَلٍ يُوْصِلُنِي اِلَى قُرْبِكَ، وَاَنْ تَجْعَلَكَ أَحَبَّ اِلَيَّ مِمَّاسِوَاكَ، وَاَنْ تَجْعَلَ حُبِّي إِيَّاكَ قَائِدًا اِلَى رِضْوَانِكَ، وَشَوْقِي اِلَيْكَ ذَآئِدًا عَنْ عِصْيَانِكَ، وَامْنُنْ بِالنَّظَرِ اِلَيْكَ عَلَيَّ، وَانْظُرْ بِعَيْنِ الْوُدِّ وَالْعَطْفِ إِلَيَّ، وَلاَتَصْرِفْ عَنِّي وَجْهَكَ، وَاجْعَلْنِي مِنْ اَهْلِ اْلإِسْعَادِ وَالْخُظْوَةِ عِنْدَكَ يَامُجِيْبُ يَااَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ.

Allâhumma innî as-aluka hubbaka wa hubba man yu-hibbuk, wa hubba kulli ‘amalin yûshi-lunî ilâ qurbik, wa an taj’alaka ahab-ba ilayya mimâ siwâk, wa an taj’ala hubbî iyyâka qâidan ilâ ridhwânik, wa syawqî ilayka dzâidzan ‘an ‘ishyânik, wamnun binna-zhari ilayka ‘alayya, wanzhur bi’aynil wuddi wal 'athfi ilayy, walâ tashrif ‘annî wajhak, waj’al-nî  min ahlil is’âdi wal khuzhwati ‘indaka yâ Mujîbu yâ Arhamar râ-himîn.

Ya Allah, aku memohon cinta-Mu, cinta orang yang mencintai-Mu, dan cinta amal yang membawaku ke samping-Mu. Jadikan Engkau lebih aku cintai daripada selain-Mu. Jadikan cintaku pada-Mu membimbingku pada ridha-Mu. Jadikan kerinduanku pada-Mu mencegahku dari maksiat atas-Mu. Anugerahkan padaku memandang-Mu.Tataplah diriku dengan tatapan kasih sayang. Jangan palingkan wajah-Mu dariku. Jadikan aku di antara penerima anugerah dan karunia-Mu wahai Pemberi Ijabah ya Arhamar rahimin. (Doa Imam Ali Zainal Abidin sa, Mafâtihul Jinân, bab 1: 125)

KATA MUTIARA

Siapa yang tidak pernah berbuat salah, tidak pernah mendapat penemuan/pembelajaran (Samuel Smiles)

Setiap pengalaman pahit akan menghasilkan ketabahan yang akan menutupi kelemahan kita.

Harta itu makin lama didiamkan makin bertambah usang sedangkan ilmu itu tidak dapat lapuk dan usang.

Tiada manfaat hidup dengan sibuk membicarakan orang lain yang menjadikan tidak sempat berbicara dengan jiwa kita sendiri.

Bahayanya kesalahan‐kesalahan kecil adalah bahwa kesalahan‐kesalahan itu tidak selalu kecil. Kesalahan kecil bisa mengakibatkan kesalahan yang lebih besar. Bersamaan dengan kesalahan itu, persoalannya bisa menjadi besar pula. Maka kesalahan kecil pun harus
segera dibetulkan.

Masa depan tergantung pada apa yang kita lakukan saat ini (Mahatma Gandhi)

Tantangan kepemimpinan adalah menjadi baik hati bukan lemah, rendah hati bukan pemalu.

To be silent is the biggest art in a conversation. Sikap diam adalah seni yang terhebat dalam suatu pembicaraan.

Orang yang luar biasa itu sederhana dalam perkataan, tetapi hebat dalam tindakan dan perbuatan.

Galilah sumur sebelum Anda merasa haus.

Kita dilahirkan untuk bekerjasama, seperti kerjasama antara kaki, tangan, alis, dan rahang bagian atas serta bawah.

Untuk mengontrol sapi anda, tempatkan pada ladang rumput yang luas (Suzuki Roshi)

Jika engkau mencintai dirimu, janganlah engkau memberikannya waktu untuk melakukan kejelekan.
( Aristoteles )

Ide hanyalah bibit, untuk menuai hasilnya membutuhkan keringat.

Musuh yang sangat berbahaya di dunia ini adalah perasaan penakut dan bimbang. Teman yang paling setia hanyalah keberanian dan keyakinan yang teguh.

Bertindak dengan nafsu sama dengan berlayar ke lautan di waktu badai dan topan sedang mengamuk.

Entah kita gagal atau sukses tidak menjadi masalah; yang penting adalah cara kita menghadapinya.

Siapa yang dapat menahan marahnya mampu mengalahkan musuhnya yang paling berbahaya.

Banyak orang yg melihat apel jatuh tapi hanya Newton yang tanya mengapa ?

Orang yang mengetahui dirinya telah berdusta, dia tidak akan percaya
kepada orang yang jujur. ( Alexander dari Aphrodisias )

Kemampuan kita untuk berhasil didasarkan pada kesediaan kita untuk mengalami kegagalan.

Tantangan kita yg pertama sebenarnya bukan kegagalan, melainkan pikiran takut gagal.

Anda mengenal burung dari kicauannya, manusia dari kata-katanya.

Terlalu takut berbuat salah dapat menyebabkan Anda berhenti berusaha.

Benar, bahwa dalam hidup ini kita pasti membutuhkan orang lain. Itu pasti ! Tetapi menikmati hidup dgn membebani orang lain adalah hidup yg tidak mulia.

Karakter emas tidak perlu dilapisi dengan emas.

Percaya bahwa kita memiliki peluang untuk meraih sukses akan menajamkan visi mental kita.

Menuliskan tujuan akan sangat membantu dalam menjaga alasan melakukan sesuatu.

Kunci pengelolaan waktu yang efektif: mengeset prioritas dan konsentrasi pada satu pekerjaan pada satu waktu.

Jangan menyuruh orang lain sebelum menyuruh diri sendiri, jangan melarang orang lain sebelum melarang diri sendiri.

Kalau hati tertutup, maka dunia ini menakutkan. Melihat uang takut tidak mendapat bagiannya. Ketika sudah dapat, justru takut hilang.

Pemimpin yang amanah akanbertanggung jawab terhadap perkara sekecil apapun. Setiap berkata benar‐benar tak ada keraguan, tak meremehkan waktu walau sedetikpun.

Orang yang bersyukur selalu berjuang agar menjadi suri tauladan

Orang yang bercita‐cita tinggi adalah orang yang menganggap teguran
keras baginya lebih lembut daripada sanjungan merdu seorang penjilat yang berlebih‐lebihan.( Thales )

Semakin banyak seorang pemimpin membeberkan rahasia dan kekurangan orang lain, semakin jatuh pula kredibilitas pemimpin tersebut.

Orang yg sanggup memelihara lisannya akan lebih kuat wibawanya dari pada orang yg gemar menghambur‐hamburkan kata‐kata, tetapi kosong makna.

Sebuah persahabatan tak dapat diperjual‐belikan hanya bisa didapatkan dengan kesetiaan.

Bocor kecil bisa menenggelamkan kapal besar.

Manusia yang selalu mencari kekurangan‐kekurangan orang lain adalah manusia yang lebih banyak kekurangannya daripada kelebihannya

Jangan lihat siapa yang menyampaikan, tapi lihat apa yang
disampaikannya. (‐ Abu Al‐Hasan ‘Ali bin Abi Talib ra )

Senyum adalah jarak yang terdekat antara dua manusia .

Kekuatan yang sesungguhnya tidak memukul dengan keras , tetapi tepat sasaran

Anda harus tahan terhadap ulat jika ingin dapat melihat kupu-kupu. (Antoine De Saint)

Hanya orang yang berada dalam kebenaranlah orang yang bebas.

Malam yang gelap selalu diikuti pagi yang tenang.

Tertawa itu sehat, lebih-lebih jika mentertawakan diri sendiri.

Bahayanya kesalahan-kesalahan kecil adalah bahwa kesalahan-kesalahan itu tidak selalu kecil.
Kesalahan kecil bisa mengakibatkan kesalahan yang lebih besar. Bersamaan dengan kesalahan itu, persoalannya bisa menjadi besar pula. Maka kesalahan kecil pun harus segera dibetulkan.

Sikap diam adalah seni yang terhebat dalam suatu pembicaraan.

Yang terparah dalam dunia usaha adalah keadaan tidak ada keputusan. (Napoleon).

Galilah sumur sebelum Anda merasa haus.

Sopan – santun yang baik yang terdiri dari pengorbanan –pengorbanan kecil.

gagasan-gagasan hanyalah bibit, menuai hasilnya membutuhkan keringat.

kemalasan membuat seseorang begitu lamban sehingga kemiskinan segera menyusul.

Bertemu Rindu

bila datang hari kita bertemu,
Peluklah aku dengan kasih sayangmu.
Dakapi aku dalam rindumu.
~
Kenalkan aku pada cinta seikhlas cinta.
Ajarkan aku arti rindu sebenarnya rindu.
Hamparkan aku bahagia segala bahagia.
Selimutkan aku tenang paling tenang.
Hadiahkan aku jiwa setulus jiwa.
~
Bila kita bertemu,
Basuhlah lukaku dengan jernih embun dari syurga.
Sentuh hatiku ke dasar paling jauh.
Agar pertemuan kita jadi detik paling makna.
Buatku menyusur fitrah dalam diri yang rapuh.
~
Aku  ingin sekali bertemu denganmu,
Dalam penantian atau keterlupaanku.
~
Ya Allah..,
Berikan kesempatan kepadaku.
aku mohon dengan sangat..

PBS (Pengangguran Bertitle Sarjana)

“Makin banyak saja sarjana lulusan perguruan tinggi di Indonesia jadi pengangguran”


Orang mengatakan bahwa mashasiswa adalah kaum intelektual. Anggapan yang demikian sebenarnya tidaklah salah, karena mereka adalah para calon sarjana yang tentunya memiliki pendidikan yang lebih tinggi dibanding mereka yang hanya lulusan SMA/MA atau SMK. Namun ironisnya, banyak sekali kita menjumpai beberapa pengangguran yang ternyata telah menyandang gelar sarjana. Bukan karena mereka malas untuk bekerja. Mereka itu terpaksa mengganggur, hanya karena belum berhasil lolos dalam seleksi PNS atau pekerjaan bergensi lainnya.
Dengan bermodal IPK dengan nilai tinggi, mereka menganggap itu cukup untuk modal melamar pekerjaan. Sewaktu duduk di bangku kuliah yang mereka dipikirkan hanya belajar, belajar dan belajar. Paham semacam ini sering disebut sebagai ‘study oriented’, artinya mereka hanya berusaha keras untuk memperoleh IPK tinggi dan tak mau terlibat dalam berbagai kegiatan kampus maupun organisasi kemahasiswaan sama sekali. Mereka lupa, bahwa selain memiliki IPK yang bagus hal lain yang harus dimiliki adalah skill dan ketrampilan. Akibatnya, mereka hanya bisa menganggur saja saat tak berhasil lolos dari seleksi pekerjaan.
  Jika kondisi ini bisa terjadi, lalu siapa yang patut disalahkan? Padatnya jam perkuliahan dan banyaknya tugas-tugas kuliah yang diberikan dosen membuat para mahasiswa tak punya cukup waktu untuk mengikuti kegiatan kemahasiswaan. Belum lagi sarana dan prasarana penunjang diluar keperluan akademik juga menjadikan mahasiswa tak mampu mengembangkan minat, potensi dan talenta yang mereka miliki. Banyak sekali kita jumpai kampus atau perguruan tinggi yang sama sekali tidak memberikan dukungan pada kegiatan mahasiswa diluar masalah akademik. Mereka sama sekali tak perduli pada nasib mahasiswanya setelah lulus menjadi sarjana. Mereka sudah cukup berbangga hati, jika mahasiswa atau sarjana lulusannya memiliki IPK tinggi.
Mungkin keadaan seperti itulah yang wajib dipersalahkan. Namun anggapan seperti tersebut tidak seratus persen benar. Karena ternyata banyak sekali mahasiswa yang memang hanya memperdulikan nilai, dan sama sekali tak peduli pada kegiatan apapun juga.
Jika mengacu pada slogan-slogan yang selama ini dikumandangkan bahwa mahasiswa adalah agent of change, kenyataannya ini adalah sebuah kondisi yang sangat bertolak belakang. Karena ternyata banyak sekali mahasiswa dan sarjana yang hanya mampu mengikuti system yang saat ini terjadi. Tak peduli benar atau salah, yang terpenting mereka bisa selamat. Walhasil, mereka pun akhirnya terpaksa menganggur dan tak mampu membuat sebuah perubahan.    
Saat ini bangsa Indonesia membutuhkan sarjana yang tidak mudah menyerah, inovatif, dan kreatif. Bangsa ini tidak butuh lulusan perguruan tinggi yang mudah menyerah dan loyo. Yang dibutuhkan bangsa ini adalah orang-orang yang mampu membuka peluang pekerjaan, bukan hanya bagi mereka pribadi tetapi bagi orang-orang disekitar mereka. Orang-orang yang mampu berbuat semacam itu barulah layak disebut agent of change.
Sebagai lembaga pendidikan tinggi yang mencetak sarjana dan kaum professional, sudah selayaknya kampus atau universitas mulai juga memikirkan bagaimana mereka dapat membekali mahasiswanya dengan berbagai pendidikan ketrampilan yang bermanfaat, sesuai dengan minat dan kemampuan masing-masing. Kampus atau universitas bersangkutan harus mampu mencetak sarjana yang juga mampu memiliki kemampuan enterprenur dan leadership. Dengan demikian mereka mampu bersaing dengan sarjana dari perguruan tinggi laiinnya dan dapat tetap survive jika ternyata tidak berhasil mendapatkan pekerjaan sebagai PNS atau bidang kerja bergensi lainnya.
Selama ini beberapa perguruan tinggi memang telah mebuka unit-unit kegiatan mahasiswa (UKM) dan organisasi kemahasiswaan yang lain, seperti BEM dan HMJ. Sayangnya hingga saat ini masih banyak kita temui kurangnya perhatian dari lembaga. Mereka jarang, bahkan tak pernah sedikitpun memberikan perhatian pada kegiatan-kegiatan mahasiswa. Sarana dan prasarana penunjang bagi kegiatan mahasiswa juga sering tak terpenuhi. Bahkan dana khusus kegiatan mahasiswa yang selama ini sudah dianggarkan juga susah dicairkan. Akibatnya mahasiswa harus susah payah untuk melakukan kegiatan mereka.
Adanya oknum-oknum mahasiswa yang sering menyelewengkan dana organisasi, ternyata menjadi salah satu penyebab susahnya kampus mengeluarkan dana. Adanyanya sikap kesukuan atau organisasi tertentu yang hanya mementingkan kelompok tertentu, juga menjadi penyebab lesu-nya kegiatan mahasiswa. Dua hal ini juga menjadi penyebab banyaknya mahasiswa yang lebih suka memilih pasif dan tak mau tahu pada kegiatan mahasiswa yang sedang diadakan.
Sebagai mahasiswa, usudah selayaknya kita membekali diri dengan berbagai ketrampilan yang bermanfaat, selain IPK yang tinggi. Dengan begitu kita tidak akan disebut sebagai PENGANGGURAN BERTITLE SARJANA. Karena sebutan seperti ini tentu akan sangat memalukan, baik untuk pribadi maupun lembaga. Semoga!!!

Cinta Sejati

Semakin kau mencari yang terbaik, maka kau tak akan pernah menemukannya..
Jika kau sudah menemukan cinta dan terikat dalam sebuah hubungan, janganlah sekali-sekali mencoba tuk berpaling ke lain hati, karena itulah awal sebuah kehancuran.
Jangan pernah mengabaikan cinta yang sudah kau raih, hanya karena pesona cinta semu disekitarmu, karena itu hanya dipermukaan saja yang kau lihat.


Perhatianmu kepada cinta yang lain, biasanya melebihi dari cinta yang telah kau dapat, itulah yang mengawali sebuah perselingkuhan hati, hentikan jika itu sudah merasukimu, kembalilah kepada keabadian cintamu.


Jangan pernah sia-siakan cinta yang pernah tumbuh dihatimu..
Karena waktu tidak akan pernah berputar dan kembali..


Cinta sejati yang tidak akan pernah lekang oleh waktu hanya bisa kita dapatkan bila kita bisa mencintai Tuhan Pencipta Alam semesta ini dengan tulus ikhlas, karena Kasihnya tidak pernah berkurang sedikitpun pada umatNya.

Entah sampai kapan Aku dapat mengambil perhatianmu..


Entah mengapa tak pernah sedikitpun kau mau mengerti dan menghargai perasaanku..


harus bagaimanakah aku ini ??


dan sepertinya sudah tak ada ruang untuk berbuat


hanya menunggu dan terus menunggu

jika kau mau mendengar dan melihat, sesungguhnya hatiku ini masih berpihak padamu,

Begitu juga dengan pikiranku, semua masih tertuju padamu..
cintaku lahir batin

Sampai saat ini aku mencoba terus menunggu jawabanmu, 

Menunggu sebuah penjelasan darimu

Namun, jika penjelasan itu tak kunjung datang hingga jeda waktu dan mengeringkan airmataku

Mungkin yang harus kulakukan hanyalah mengubur masa lalu dan kenangan indah bersamamu itu.
dariku : yang selalu mencintamu dan merindukanmu.

KAUM PERUSAK

semakin menusuk jiwa sangat, begitu banyak hamparan manusia lapar menanti cahaya, terus dan terus menahan dahaga di hadapan air mata, wahai kaum perusak alam jagad raya, kembalikan segala nya pada yang lainnya, sesungguhnya itu anugrah dari-Nya

JANGAN REMEHKAN MUSLIM YANG BELUM BERTAUBAT

Rasulullah SAW pernah bersabda kepada sahabatnya yaitu Ali Bin Abi Thalib RA :
" Janganlah engkau menghina atau meremehkan hamba-hamba Allah yang belum bertakwa mentaati perintah-perintah Allah dan menjauhi larangan-larangan Allah sebagai pelaksanaan ibadah kepada Allah. Sesungguhnya mereka seperti itu karena mereka belum sadar dan belum sempurna imannya. Ibadah terbaik kepada Allah adalah ibadah yang didasari kesadaran juga kesempurnaan iman bukan sekedar ketakutan terhadap azab Allah dan siksa neraka. Bila engkau tidak sempat menasihatinya, maka sarankanlah ia untuk sering membaca Al-Fatihah sebagai undangan hidayah Allah untuknya. "

KEUTAMAAN SURAT AL-FATIHAH

Rasulullah SAW pernah bersabda di hadapan sahabatnya yaitu Umar Bin Khattab RA:

" Sahabatku, jikalau engkau melihat ada seorang insan yang sedang tersesat kehidupannya dan seburuk apapun perbuatannya yang engkau lihat, lalu engkau berniat merubahnya menjadi orang yang baik yang berada di jalanku dan jalan Allah, maka perintahkanlah ia membaca Al-Fatihah 7X dalam sehari. Jika ia melakukannya, sesungguhnya dia termasuk dalam golongan orang-orang yang beruntung sekaligus seorang ahli surga. Jika dia tidak melakukannya, sesungguhnya dia termasuk dalam golongan orang-orang yang merugi sekaligus seorang ahli neraka. Siapapun yang sering membaca Al-Fatihah, Allah akan melancarkan segala urusannya dan mengabulkan doa-doanya, Allah juga akan memberikan hidayah kepadanya. "

MENAHAN MARAH

Suatu hari Rasulullah SAW bertamu ke rumah abu bakar shidiq. Ketika sedang bercengkarama dengan Rasulullah, tiba-tiba datang seorang Arab badui menemui Abu Bakar dan langsung mencela Abu Bakar. Makian, kata-kata kotor keluar dari mulut orang itu. Namun, Abu Bakar tidak menghiraukannya. Ia melanjutkan perbincangan dengan Rasulullah. Melihat hal ini Rasulullah tersenyum.

Kemudian orang Arab badui itu kembali memaki Abu Bakar. Kali ini makian dan hinaannya lebih kasar. Namun, dengan keimanan yang kokoh serta kesabarannya, Abu Bakar tetap membiarkan orang tersebut. Rasulullah kembali memberikan senyum.

Semakin marahlah orang Arab badui ini. Utuk ketiga kalinya ia mencerca Abu Bakar dangan makian yang lebih menyakitkan. Kali ini selaku manusia biasa yang memiliki hawa nafsu, Abu Bakar tidak dapat menahan amarahnya. Dibalasnya makian orang Arab Badui itu dangan makian pulu. Terjadilah perang mulut. Seketika itu Rasulullah beranjak dari tempat duduknya. Ia meninggalkan Abu Bakar tanpa mengucapkan salam.

Melihat hal ini, selaku tuan rumah abu Bakar tersadar dan menjadi bingung. Dikejarnya Rasulullah yang sudah sampai halaman rumah. Kemudian Abu Bakar berkata, “Wahai Rasulullah, janganlah anda biarkan aku dalam kebingungan yang sangat. Jika aku berbuat kesalahan, jelaskan kesalahanku!”

Rasulullah menjawab, “Sewaktu ada seorang Arab badui datang lalu mencelamu, dan engkau tidak menanggapinya, aku tersenyum  karena banyak malaikat di sekelilingmu yang akan membelamu di hadapan Allah. Begitu pun, yang kedua kali ketika ia mencelamu dan engkau tetap membiarkannya, maka para malaikat semakin bertambah banyak jumlahnya. Oleh sebab itu, aku tersenyum. Namun, ketika kali yang ketiga ia mencelamu dan engkau tetap menanggapinya, dan engkau membalasnya, maka seluruh malaikat pergi meninggalmu. Hadirlah Iblis di sisimu.Oleh karena itu, aku tidak ingin berdekatan dengannya, dan aku tidak memberikan salam kepadanya. “

Demikian Rasulullah mengajarkan kepada kita untuk bersabar menahan amarah, dengan tidak membalas keburukan dengan hal-hal yang buruk pula. Allah SWT berfirman,”Hai orang-orang yang beriman, mohonlah pertolongan (kepada Allah) dengan sabar dan shalat. Sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang sabar.”

SEMOGA KITA SEMUA ADALAH ORANG-ORANG YANG BISA MENAHAN MARAH

PECAHKAN REKOR PRIBADI ANDA

“Jangan biarkan apa yang tidak dapat anda kerjakan tercampur dengan apa yang dapat anda kerjakan.”
( John Wooden)

 Pecahkan rekor pribadi Anda pada potensi terbaik Anda, Itulah Kuncinya.




Rahasia besar yang harus kita tahu tentang orang-orang besar diantaranya adalah, mereka tidak pernah memiliki tujuan memecahkan rekor orang lain. Target mereka adalah memecahkan rekor pribadi secara terus menerus. Bagi orang-orang besar rekor orang lain adalah bagian penanda saja yang akan memungkinkan dia lewati suatu hari nanti setelah dia melewati rekor pribadi secara terus menerus.
Sejauh ini banyak orang yang kehabisan energi untuk mengurusi kekurangan dan kelemahan orang lain sehingga lupa untuk mengurusi kekurangan dan kelemahan diri sendiri. Bagaimana mungkin seorang pelari memenangkan pertandingan kalau sibuk memperhatikan lawan-lawannya.
Bertandinglah dengan diri anda sendiri, karenanya Anda tidak perlu bermain curang.

Rekror pribadi adalah possisi Anda hari ini. Rekor pribadi adalah prestasi Anda saat ini. Selama Anda memiliki target yang kuat untuk memperbaikinya maka diri Anda pada hari mendatang adalah seseorang yang luar biasa.

Tips sederhana memecahkan rekor pribadi :
PLUS
PLUS, yaitu: Percaya, Loyalitas, Ulet dan Sikap mental positif.
*. Percaya
Rasa percaya menjadikan seseorang pantang menyerah, meskkipun mungkin orang lain mengkritik atau menghalangi. Kepercayaan itu juga membentuk kesadaran bahwa manusia diciptakan di dunia ini sebagai pemenang.
*. Loyalitas
Loyalitas atau fokus untuk merealisasikan impian. Untuk maendapatkan daya dorong yang luar biasa, maka tentukan target waktu yang dibutuhkan untuk merealisasikannya.
*. Ulet
Sebuah impian menjadikan seseorang bekerja lebih lama dank eras. Contoh: Sepasang mahasiswa droup-out memulai sebuah perusahaan software kecil-kecilan yang sama sekali tidak diperhitungkan akan menjadi besar. Kini Bill Gates dan Tim Allen merupakan dua orang legenda software dunia, padahal hanya berijazahkan high school (SMA).

*. Sikap mental positif
Seseorang yang mempunyai impian memahami bahwa keberhasilan memerlukan waktu, pengorbanan, kerja keras, dan komitmen, serta dukungan dari orang lain. Oleh sebab itu, mereka selalu bersemangat mengembangkan kemampuan tanpa henti dan mencapai kemajuan terus menerus hingga tanpa batas. Impian yang sudah menjadi nafas kehidupan merupakan daya dorong yang luar biasa.

Tiada rona cerah sang matahari

Tiada rona cerah sang matahari
Untuk jiwa-jiwa terhampar sunyi
Teriring rindu tiada henti
Memaksaku tuk selalu menyebut namamu
Teriring cinta yang tiada habisnya
Walau selalu terkikis oleh sang masa
Dengarkanlah lagu tentang cinta ini
Pahamilah dan renungilah
Kisah tentang cinta yang tiada ujungnya
Telah mengembangkan sayap keabadian
Hingga akhirnya mengatas namakan kesucian

TOBAT

Tobat….
aku ingin tobat.
Ya Allah…Ya Rob…
Izinkanlah aku untuk bertobat, bersujud, bersembah diri mengharap ampunan mu…
Hamba Kotor…. hamba dipenuhi noda dan dosa…
Hamba malu, karena selalu berbuat salah. Hamba malu, karena tidak bisa menjadi umat yang kau inginkan, Hamba malu karena sering lalai menjalankan perintahmu. Meskipun hamba bukanlah seorang penjahat….!!! pendusta….!!!, meskipun hamba bukan pencuri….!!! apa lagi hamba bukanlah seorang pembunuh ataupun hamba bukanlah seorang yang Zalim… Tapi hamba selalu merasa berdosa. Diri ini tidak pernah hamba rasakan bersih dan suci dimataMU.
Hamba sadar…tapi tetap saja Hamba mengulangi kesalahan yang sama, bahkan lebih….
Masihkah terbuka pintu tobat untukku. Izinkanlah….bantulah hamba mu ini, agar bisa berjalan lurus dan berlari mengejar keridhoanMU ya Allah….

UNTUK PAHLAWANKU

PAHLAWAN BANGSA..
Bertahun-tahun yang lalu..
Engkau berjuang.. membela negara..
Mengharumkan nama bangsa..
Engkau berjuang melawan penjajah..
Mengorbankan jasad dan nyawa..
Menyelamatkan indonesia..
Menggunakan bambu runcing !
Namun sayang..
Sebelum merdeka,
kau gugur sebagai
‘pahlawan bangsa’.

GITU AJA KO’ RE..PO..T

Aku…
Aku siapa….?!
Siapa aku…
Aku tak tahu………….

Dia….
Dia siapa….!?
Siapa dia….
Aku pun juga tak tahu…..

Mereka..
Mereka siapa…
Siapa mereka…..?!
Aku tambah tak tahu…………..

Lalu aku,dia,dan mereka itu siapa…….
Sebenarnya siapa sich aku,dia,dan mereka itu….
Ku pikir-pikir tambah pusing kepala
Tapi……!!

Aku SELALU TERPIKIRKAN HAL ITU……..
Ku pikir-pikir….
Aku…ya Aku…
Dia… ya Dia….
Dan Mereka… ya mereka… tegasku..

Gitu aja Ko’ mikir….
Lebih-lebih GITU AJA KO’ RE…PO…T

KASIH TAK SAMPAI

SUNGGUH DIRI TAK KUASA
MENAHAN GEJOLAK YANG ADA
SEMAKIN LAMA SEMAKIN MENJADI
TANGAN TAK SAMPAI BIBIR TAK KUASA
BERKATA-KATA
HANYA DIRI MENGHARAP KASIH TAK SAMPAI

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More